Minggu, 26 Oktober 2014

Teknik Menjual Produk Konvensi - Task

Teknik penjualan produk konvensi secara umum dapat dibedakan menjadi dua yaitu Teknik Menjual Secara Langsung dan Tidak langsung. Berkaitan dengan hal tersebut di bawah ini merupakan uraian mengenai teknik menjual produk konvensi.


Penjualan langsung merupakan sebuah strategi untuk mempromosikan produk atau jasa yang ditujukan untuk memengaruhi tindakan konsumen. Penjualan langsung (hard sell) lebih menekankan pengambilan keputusan yang didasarkan atas rasional atau karena adanya keuntungan tambahan yang diberikan suatu produk. Wujud dari penjualan langsung (hard sell) dapat ditemui dalam bentuk promosi penjualan (sales promotion), penjualan pribadi (personal selling), penjualan langsung (direct response marketing), serta merchandising dan point of purchase.

Penjualan tidak langsung merupakan strategi untuk mempromosikan suatu produk atau jasa yang ditujukan untuk menyentuh pikiran dan perasaan konsumen. Wujud penjualan tidak langsung (Soft-sell) dapat ditemui dalam bentuk iklan, humas, tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility), dan pemasaran interaktif via internet secara tidak langsung.

Langkah-Langkah Menjual Secara Langsung

  Pihak produser/organizer akan menentukan target pasarnya terlebih dahulu, menyiapkan segala informasi yang akan disampaikan guna menarik minat user/buyer sebelum  melakukan invitasi/undangan dalam wujud demontrasi kepada pengguna langsung jasa konvensi (user) atau dapat dilakukan dengan cara mengundang/ melakukan demontrasi terhadap medium atau buyer sebagai perantara kepada user (pre-bid facilitty visit).
 
  Kemudian pihak organizer melakukan presentasi guna menjelaskan tentang strategi mereka untuk membuat event tersebut menjadi menarik dan sukses, dan juga menarwarkan fasilitas-fasilitas yang memadai seperti venue yang sesuai dengan tema konvensi tersebut dan dapat memuat peserta konvensi, fasilitas yang ada di venue tersebut, akomodasi untuk para peserta, daily movement/akses kemudahan untuk mencapai lokasi acara, infrastruktur dan atraksi lainnya.

Langkah-Langkah Menjual Secara Tidak Langsung

  Pihak organizer terlebih dahulu menyiapkan suatu produk konvensi yang didalamnya terdapat penjelasan tentang venue, akomodasi, restaurant, infrastruktur dan atraksi lainnya yang nantinya disesuaikan dengan target pasar yang diinginkan.

      Kemudian cara pemasarannya dapat melalui perantara, seperti jasa biro konvensi ataupun menggunakan media dalam mempromosikan produknya sehingga dapat menjangkau target pasar yang lebih luas. Apabila user/buyer tertarik pada produk konvensi yang ditawarkan maka user/buyer yang akan menghubungi produser/organizer tersebut untuk kemudian melakukan negosiasi.
 
Perbedaan antara Teknik Menjual secara Langsung dan Tidak Langsung

      Teknik Langsung
Kelebihan dari penjualan langsung ini adalah mampu meningkatkan jumlah penjualan dengan segera karena user/buyer dapat bertatap muka secara langsung dengan produser/organizer, sehingga pihak organizer dapat lebih mudah untuk meyakinkan user/buyer. Sedangkan, kelemahannya adalah hanya dapat direspon dengan baik oleh konsumen yang sudah menggunakan produk tersebut dan bukan untuk menarik pengguna baru. Sistem penjualan langsung seperti ini tidak dapat mewujudkan kesetiaan (loyalitas) konsumen terhadap suatu merek produk.

      Teknik Tidak Langsung
Kelebihan dari penjualan tidak langsung ini adalah konsumen akan lebih setia (loyal) terhadap suatu merek dikarenakan informasi yang mereka peroleh sebelum membeli produk tersebut telah masuk dalam pikiran dan hati konsumen. Selain itu, konsumen memiliki kesempatan untuk memikirkan secara matang sebelum membeli suatu produk. Sedangkan, kelemahannya adalah peningkatan jumlah penjualan akan berlangsung relatif lambat dikarenakan banyaknya pertimbangan yang dilakukan konsumen sebelum membeli suatu produk. 


Dalam penjualan langsung untuk menyentuh pikiran dan perasaan konsumen, dapat menggunakan beberapa media diantaranya adalah:

  • Promosi penjualan (sales promotion)

Promosi penjualan merupakan fungsi dari marketing komunikasi yang memperbesar aksi dengan menambahkan insentif dalam menawarkan merek. Promosi penjualan didesain untuk jangka pendek dan dikatakan berhasil apabila dalam waktu singkat berhasil untuk meningkatkan dan mempercepat jumlah penjualan produk. Promosi penjualan terbagi menjadi berorientasi pada konsumen dan berorientasi pada penjualan. Berorientasi pada konsumen adalah bentuk promosi penjualan yang didesain untuk memengaruhi [pembeli] atau pengguna. Berorientasi pada penjualan adalah bentuk promosi penjualan yang didesain untuk memengaruhi konsumen melalui pedagang besar (wholesaler), distributor, dan pedagang kecil (retailer). 

  • Penjualan pribadi (personal selling)

Merupakan bentuk penjualan langsung yang dilakukan dengan cara tatap muka. Seorang pemasar akan menawarkan produknya sebagai solusi atas permasalahan yang sering dialami konsumen. Di dalam penjualan pribadi, terdapat jalinan komunikasi interpersonal (dua arah) antara pembeli dengan penjual.

  • Penjualan langsung (direct response marketing)

Menggunakan sistem loop tertutup, interaktif, dan pengiriman pesan yang bertujuan untuk mengubah tingkah laku konsumen. Sistem penjualan langsung tersebut digunakan untuk menciptakan respon konsumen secara langsung.

  • Penjualan partaian (merchandising) dan titik pembelian (point of purchase)

Penjualan partaian merupakan kegiatan untuk menciptakan gambaran merek (brand image) sampai ke tingkat pengecer. Titik pembelian (Point-of-Purchase (P-O-P)) adalah kegiatan untuk menampilkan produk di tempat-tempat strategis di sebuah toko dengan tujuan untuk menarik perhatian konsumen terhadap merek tersebut.



Kegunaan

Penjualan langsung ini digunakan untuk memengaruhi tingkah laku khalayak untuk dengan segera membeli produk tersebut karena adanya tambahan insentif yang diberikan. Biasa digunakan untuk produk-produk dengan harga jual rendah (low involvement) seperti produk kebutuhan hidup sehari-hari.

Alat-Alat/Media untuk Melakukan Penjualan Tidak Langsung dan Kegunaannya

      Iklan media massa (mass media advertising)
Terdiri dari komunikasi tidak personal, searah, dan pesan yang direncanakan dengan dukungan dari pesan sponsor. Didesain untuk memperluas dukungan khalayak dengan memengaruhi sikap dan tingkah lakunya. Contoh: iklan di media cetak , televisi dan radio)

      Humas pemasaran (marketing public relation)

      Merupakan salah satu fungsi dari humas yang menggunakan media tak berbayar (non-paid media) untuk mengirimkan pesan positif atas suatu merek dengan tujuan untuk memengaruhi konsumen dan meningkatkan omset penjualan. Misalnya dengan menggunakan Media Online, seperti email, website, social media dan video yang bisa dengan mudah diunggah melalui internet.

      Bantuan dari Biro Konvensi 

      Pemasaran interaktif (interactive marketing)
Merupakan penggunaan media internet atau teknologi digital yang lain untuk mencapai tujuan marketing dan mendukung konsep pemasaran baru (modern). Terdapat tiga dimensi utama dari pemasaran interaktif yakni pemberian nilai transaksi, informasi, dan interaksi. 


Kegunaan 

Penjualan tidak langsung ini banyak digunakan untuk memengaruhi pikiran khalayak mengenai suatu produk atau jasa dengan memberikan informasi lengkap mengenai produk tersebut. Biasa digunakan dalam barang-barang dengan harga jual tinggi (high-involvement) seperti mobil dan perangkat komputer.

Perangkat/Alat/Fasilitas yang Dipergunakan Saat “Pre-bid  Facility Visit

  Venue, atau tempat (ballroom, hall, dsb) dengan tema dan kapasitas yang disesuaikan.
       Panggung/flatform.
       Podium/meja dan kursi.
       Media promosi, seperti banner, spanduk, dsb.
       Fasilitas penunjang keamanan.
  Dokumen-dokumen penunjang presentasi, perizinan, informasi produk, surat konfirmasi dari user, dsb.
       Serta peralatan audio visual/multimedia sebagai pendukung presentasi.


Source: 
  
http://satriananingsi.blogspot.com/2013/02/teknik-menjual produk-konvensi.html
 
 

1 komentar: