Selasa, 02 September 2014

Pengertian dan Klasifikasi Akomodasi Pariwisata


A.    Pengertian Akomodasi
Yang dimaksud dengan akomodasi adalah sarana untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan yang dapat dilengkapi dengan pelayanan makan dan minum serta jasa lainnya.
B.      Jenis – jenis Akomodasi
Agar dapat membandingkan hotel dengan jenis akomodasi yang lain, dalam bahasan berikut ini akan diuraikan secara singkat mengenai pengertian – pengertian dari jenis – jenis akomodasi sebagai berikut:
1.   Hotel adalah salah satu jenis akomodasi  yang mempergunakan sebagain atau seluruh bangunan untuk menyediakan jasa pelayanan penginapan, makan dan minum serta jasa lainnya bagi umum, yang dikelola secara komersil.
2.  Motel
Ada beberapa pengertian tentang motel, yaitu:
·         Bangunan yang terletak di luar pusat kota dan daerah sekat high way (jalan raya), biasanya pada bangunan itu disediakan penginapan dalam bentuk apartemen dan dapat untuk tempat tinggal kurang dari 24 jam, apartemen itu memiliki pintu masuk  tersendiri dan satu garasi atau tempat parkir mobil.
·         Gabungan dari dua kata, yakni motor dan hotel, yaitu hotel yang menyedikan fasilitas khusus, yakni kendaraan bermotor.
·         Motor hotel, yaitu sejenis akomodasi yang biasanya terdapat di anatra dua kota besar, tempat para pengendara mobil dapat beristirahat sesudah perjalanan jauh dan baru meneruskan perjalanannya pada keesokan harinya; mobil pemilik dapat diparkir dekat kamar.
3. Guest House adalah sejenis akomodasi yang dapat dimiliki oleh suatu perusahaan atau instansi yang diperuntukkan bagi para tamu yang menginap dan mendapatkan pelayanan makan dan minum. Dalam pengertian aslinya, guest house merupakan akomodasi yang mempunyai fasilitas sederhana. Termasuk dalam jenis ini, di Indonesia dikenal dengan nama Pondok Wisata.
4. Youth Hotel adalah bangunan bagi para pejalan muda, penaik sepeda, dan sebagainya dapat tinggal dan makan atau menyediakan makanannya sendiri dengan murah.
5. Apartement
a.       Apartement
Bangunan yang menyediakan jasa akomodasi jangka lama untuk sejumlah orang dalam unit tersendiri  dengan suatu dapir dan ruang tunggal atau ruang makan.
b.      Apartement Hotel
Bangunan bercorak hotel yang terdiri dari beberapa apartement yang tidak menyediakan jasa catering (pelayanan).
6. Sanotarium adalah tempat peristirahatan atau petirahan yang menyediakan penginapan dan hidangan makanan diet bagi warga wisatawan – wisatawan yang menderita penyakit tertentu.
7.  Pension/Rumah Penginapan adalah bentuk lain dari akomodasi bagi wisatawan, baisanya juga disediakan penginapan dan makanan pagi dengan biaya yang murah, terutama di Eropa. Bisa juga dikatakan sebagai hotel kecil  yang menyediakan makan pagi tamu dengan tariff terterntu. Perlengakpannya diatur menurut tingkat dan kepentingan tamu. Usaha penginapan dengan makan dalam bentuk kecil ini biasanya hanya menempati satu atau dua lantai suatu bangunan bertingkat. Akomodasi bentuk ini menyediakan ruangan umum.
8. Bungalow adalah sejenis akomodasi yang berbentuk rumah, berlokasi di daerah pegunungan yang disewakan untuk keluarga sebagai tempat peristirahatan pada waktu liburan. Penginapan dan jasa – jasa lain (tanpa catering) untuk sejumlah orang pada waktu yang bersamaan.
9. Ryokan adalah penginapan ala Jepang yang khas menurut adat istiadat negeri tersebut. Perlengkapan serta pelayanannya disesuaikan benar – benar dengan tata cara kehidupan Jepang, seperti upacara minum the, duduk bersimpuh atau bersila di lantai, mengenakan kimono, dan sebagainya.
10.  Mess adalah sejenis akomodasi yang dibangun dan disediakan sebagai tempat tinggal bagi karyawan, pegawai, atau anggota suatu instansi dalam suatu kelompok tertentu (bujangan, perwira, trainee). Dalam pengertian lain, mess adalah penginapan dengan atau tanpa makan, disediakan bagi pejabat – pejabat resmi dari salah satu instansi, jawatan atau perusahaan tertentu dengan perhitungan pembayaran yang murah dan diatur tersendiri oleh instansi, jawatan atau perusahaan yang bersangkutan sendiri.
11.  Home stay adalah sejenis akomodasi yang berasal dari rumah – rumah rakyat yang telah ditingkatkan fasilitas dan sarananya, sehingga memenuhi syarat – syarat kesehatan, yang disewakan kepada wisatawan.
12.  Logement (Losmen) adalah sejenis akomodasi yang menggunakan sebagian atau seluruh bangungan rumah yang menyediakan penginapan dengan/ tanpa makan – minum bagi setiap orang yang datang untuk beristirahat sementara waktu.
13.  Inn adalah suatu tempat yang menyediakan penginapan, makan dan minum, serta pelayanan umum lainnya, disewakan kepada orang – orang yang singgah untuk sementara waktu dengan jangka waktu menginap terbatas.
14. Hospiz adalah penginapan di pegunungan, terutama di daerah wilayah pegunungan Alpen, juga merupakan penginapan yang diselenggarakan.
15. Rooming House adalah suatu bangunan atau bagian dari suatu bangunan tanpa perlengkapan ataupun peralatan (,eubelair) yang disewakan untuk jangka waktu pendek kepada lebih dari 2 orang penyewa yang bukan anggota keluarga pemilik bangunan tersebut.
16. Schutzhutte adalah penginapan – penginapan di daerah pegunungan Alpen, dipergunakan oleh wisatawan – wisatawan untuk melindungi diri dari serangan angin rebut, topan dan salju, terutama oleh para olahragawan ski dan pekerja – pekerja di daerah pegunungan tersebut.
17. Cottage adalah sejenis akomodasi yang berlokasi di sekitar pantai atau danau dengan bentuk bangunan – bangunan terpisah, disewakan untuk keluarga, serta dilengkapi dengan fasilitas rekreasi.
18. Kurhotel atau Kurpension adalah hotel atai pension yang terletak di wilayah daerah wisata kesehatan yang tunduk kepada ketentuan – ketentuan yang berlaku di daerah tujuan wisata tersebut. Banyak diantaranya menyedikan pemandian yang mengandung mineral dan pengobatan khusus menurut petunjuk – petunjuk dokter ahli. Dalam hal ini termasuk pula kurhouse, tersendiri dari penginapan yang tunsuk pada ketentuan – ketentuan pengobatan dan mempunyai fasilitas – fasilitas untuk pesta – pesta, soire (aktivitas bersuka ria malam hari), konser, kasino dan lain sebagainya, misalnya pemandian air panas di Ciater dekat Bandung.
19. Hostel atau asrama adalah penginapan yang digunakan oleh pemuda – pemuda dan pemudi – pemudi secara terpisah sendiri – sendiri untuk waktu tertentu, yang juga menyediakan makanan atas sewa dan harga semurah munghkin. Untuk pembangunan dan pengurusannya, biasanya diserahkan kepada badan – badan yang dikelola atas dasar untuk mencari untuk secara komersia; (non commercial).
20. Minshuku adalah penginapan semacam losmen di daerah peisisr dalam lingkungan wilayah pedesaan para nelayan Jepang. Asal mulanya adalah perkampungan nelayan, dan kaum wisatawan yang ingin mengetahui perikehidupan uang masih serba asli datang menginap di rumah – rumah nelayan yang desebut minshuku, yang mirip dengan homestay yang terdapat di Kuta Bali.
21. Perkemahan dalam bahasa asingnya disebut camping, adalah tempat yang agak luas diperuntukan bagi mereka yang sedang mengadakan perkemahan dengan tanpa dipungut bayaran. Tempat ini mempunyai sifat administrasi dengan peraturan – peraturan tertentu untuk menyelesaikan segala sesuatu mengenai fasilitas – fasiltas serta kebutuhan – kebutuhan bagi mereka yang hendak berkemah. Di tempat itu lalu didirikan kemah – kemah, diatur secara bersama – sama dengan mereka yang berkemah. Berkemah atau camping ini sisebut dalam bahasa teknisnya bercaravan.
22.  Foresteire adalah bangunan yang terletah di pinggir hutan atau lereng gunung dengan perabotan sederhana, yang juga menyediakan makanan, disewakan kepada orang – orang atau kafilah yang tinggal untuk beberapa hari dalam perjalanan mereka melintasi hutan, gunung atau perbatasan.
23. Pusat Peristirahatan dalam bahasa asingnya disebut holiday centre merupakan kelompok bangunan – banguna yang merupakan kesatuan unit, tempat beristirahat mempunyai akomodasi baik untuk perorangan maupun rombongan, di mana secara kesatuan mempunyai tempat makan, hiburan dan fasilitas – fasilitas olah raga dan rekreasi.
24.  Rumah Istirahat dalam bahasa asingnya holiday homes, perumahan di pedesaan atau di tepi pantai atau di lereng gunung di Eropa yang disediakan oleh organisasi bantuan untuk keperluan keluarga. Keluarga yang hendak membutuhkan rumah istirahat ini di musim libur dapat menghubungi pengelola dengan sewa sangat murah disetujui kedua belah pihak secara berdamai.
(Sumber: Buku Usaha dan Pemasaran Perhotelan untuk SMK Pariwisata Jilid I, Penysusun: Drs. A. Hari Karyono)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar